3/02/2014

sedikit sajak untuk mencinta...? ... dicinta...? tercinta...? ... cinta?


(sedikit sajak untuk mencinta...? ... dicinta...? tercinta...?

... cinta?)



I

Tak salah lagi, rindu ini milikmu
kasih ini milikmu
cinta ini milikmu
aku milikmu

Aku milikmu
dalam satu wujud
dan wujud lain
aku milikmu

Lalu kau?


II

Kamu adalah sore
yang ada setiap hari
mengisi kosong di antara siang dan malamku
bersama senjamu
mengindahkanku

Kamu adalah sore
yang datang pada jam tertentu
yang pergi seperti angin lalu
bersama senjamu
membutakanku

Kamu adalah sore,

dan aku
pada waktumu
terbelenggu.

III

Jika kau daun gugur,
bolehkah ku menjadi
embun pagi yang jatuh
bersamamu
menjadi satu...

...atau sudah ada?

IV

Akulah bunga yang ketika mekar tak berduri
ketika layu tak berduri
ketika mati
sendiri

Akulah bunga yang
tak tumbuh
di kebunmu.

(sedikit terinspirasi dari karya Juan Bill)


V

aku ingin menyatu dengan bayang-bayang yang tak nyata
aku ingin ketika kau cari aku
aku tiada
karena sekarang sudah beda:
di ujung lidahku sudah ada namamu
di permukaan wajahku sudah ada senyummu

dan karena kau dan aku tak mungkin satu
aku ingin tetap bisu.



Desember 2013 - Januari 2014

No comments:

Post a Comment